Header Ads

Beruntung! Jarang-jarang Liat Pantai Batakan Sebiru Ini Seperti Bali

Beberapa bulan lalu, saya berkunjung ke pantai Batakan di Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan. Pemandangan yang berbeda dan terasa jarang (bagi saya, karena saya juga jarang ke sini) sungguh memanjakan mata dan mood kita. 

Warna air pantai saat itu biru muda cerah dengan langit yang juga cerah. Pasir yang biasanya agak gelap, kali itu jadi agak cerah karena kering ditempa terik matahari. Jadilah pantai ini berasa pantai ala ala Bali.


Perjalanan menuju pantai ini dari Banjarmasin kalau menggunakan kendaraan roda empat di jalur normal biasa ditempuh dalam sekitar tiga jam. Itu sudah dihitung dengan perkiraan singgah ke Alfamart atau Indomaret saat perjalanan. Sebelum sampai ke sini saja kita sudah akan disuguhi pemandangan persawahan, dengan latar perbukitan hijau.

Saat saya ke sini, sekitar 500 meter sebelum sampai ke area Pantai, sekarang sudah buka satu Alfamart. Jadi bisa singgah dulu juga untuk beli cemilan atau ke kamar kecil. 

Sesampainya di pantai, kita bisa melihat beberapa tenda yang sudah terpasang, dan disewakan bagi mereka yang ingin menginap dan menggunakan tenda. Selain itu ada juga disewakan alas duduk. Harga masih terjangkau dan tidak terlalu menguras dompet, tapi ini relatif sih.

Namun, bagi saya pribadi, agak sedikit kurang nyaman dengan suara kendaraan roda empat pantai (lupa namanya) yang juga bisa disewa. Keren sih, tapi kalau ada banyak yang lagi jalan, suaranya lumayan juga sih. Berasa lagi di arena balapan. 

Angin sepoi-sepoi ditambah dengan makan siang yang sudah dibawa dari rumah, membuat suasana makin asoy. Kalau biasanya makan siang kita cuma liat area rumah, area rumah makan atau perkotaan, kini pemandangannya pantai dengan warna biru cerah dan langit yang juga cerah.

Bagi yang muslim, mau sholat juga tersedia musholla. Tentu saja sebaiknya memarkir kendaraan dekat area musholla jadi tidak terlalu jauh kalau mau sholat. Kalau mau sholat di pantai juga bisa kok, kalau sudah menyewa alas duduk. Karena cukup luas, tinggal wudhu saja menggunakan air mineral secukupnya, pakaian yang pantas dan sholat saja. Kalau merasa risih, misalnya merasa malu diliatin orang, ya ke musholla saja.

Saya merasa beruntung, karena saat datang ke sini cuaca sangat mendukung dan pantai lagi kering. Jadi perpaduan warna pasir cerah kering dan birunya air pantai bikin mood naik hehehe. Kalau lagi cuaca hujan, ya gitu lah, air pantai keruh dan pasir jadi agak kurang cerah warnanya.



close
pop up banner